• DailyBytes

Zoom "Masuk" Bisnis Call Center

Zoom mengakuisisi perusahaan cloud contact center Five9, untuk masuk kedalam industri call center dengan menggelontorkan dana sebesar US$ 14.7 miliar.

Zoom telah menjadi bagian hidup semua orang selama pandemi COVID-19, kata video conferencing tidak dapat dipisahkan dengan Zoom. Dari rapat hingga kebaktian online dilakukan di aplikasi ini. Maka tidak heran jika saham Zoom naik lebih dari 400% dari awal tahun 2020. Tetapi kehidupan yang mulai "normal" telah kembali dan Zoom mencoba untuk masuk melalui bisnis penyedia layanan cloud contact center, Five9, yang telah mereka beli sebesar US$ 14.7 miliar.

Zoom mengakuisisi Five9
Foto: Zoom + Five9, source: zoom blog

Zoom tidak hanya sekedar video konferensi

Zoom telah mengembangkan aplikasinya untuk membantu memudahkan aktivitas video konferensi:

  • Zoom Phone: Sistem telepon cloud perusahaan.

  • Zoom Rooms: Perangkat keras untuk mengintegrasikan ruang konferensi dengan Zoom.

  • Zoom for Home: Solusi rumah-kantor pribadi untuk menyederhanakan kolaborasi jarak jauh.

Zoom juga bermitra dengan banyak aplikasi, termasuk Five9, yang diintegrasikan dengan Zoom Phone untuk memanfaatkan perangkat lunak contact center yang berbasis-AI.


Dengan mitra yang banyak membuat hubungan co-selling mereka dapat memicu minat pelanggan untuk solusi yang lebih terintegrasi kata CEO Five9, Rowan Trollope. Under Armour, Lululemon, dan Citrix adalah beberapa perusahaan yang bermitra dengan Five9, dan ada lebih dari 2000 perusahaan lainnya yang memberikan Zoom peluang untuk melakukan co-selling.


Strategi Zoom untuk menghadapi dunia setelah pandemi

Akuisisi ini merupakan cara Zoom untuk masuk ke pasar contact center yang bernilai US$ 24 miliar, juga untuk membuat perusahaan tetap eksis dikala video konfrensi akan kehilangan pamornya dimasa yang akan datang.