• DailyBytes

Waktunya si Hijau IPO

BukaLapak mencari dana IPO sebesar Rp. 22 triliun, sekarang giliran GoTo yang mencari dana sebesar Rp. 29 triliun.

Perusahaan ride-hailing dan e-commerce juga finansial asal Indonesia GoTo sebetulnya menyatakan terlebih dahulu minat mereka untuk melantai di bursa saham Indonesia dan luar Negeri. Tetapi disalip oleh BukaLapak yang sahamnya sudah bisa dibeli dan akan resmi di-listing di bursa Indonesia pada tanggal 6 Agustus 2021.

Logo goto
Foto: Logo GoTo, Source: Gojek.io

Valuasi GoTo mencapai US$ 25 miliar sampai US$ 30 miliar

kata sumber yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari CNBC Indonesia. Melansir sumber Bloomberg, perusahaan hasil sinergi raksasa penyedia layanan ride-hailing unicorn Gojek dan e-commerce Tokopedia, Mei lalu, telah memulai proses penggalangan dana US$ 1 miliar hingga US$ 2 miliar. Sumber Bloomberg tersebut mengatakan, GoTo sedang merencanakan IPO di bursa saham lokal tahun ini sebelum nantinya melantai di bursa AS alias Wall Street.


Angka yang fantasis:

  • Nilai Transaksi Bruto (GTV) Grup GoTo tercatat lebih dari US $ 22 miliar.

  • Lebih dari 1,8 miliar transaksi.

  • Total armada pengemudi terdaftar lebih dari dua juta pada Desember 2020.

  • Lebih dari 11 juta mitra pedagang per Desember 2020.

  • Pengguna aktif bulanan lebih dari 100 juta.

  • GoTo mencakup 2% dari PDB Indonesia.

Ditambah akuisisi operasional Gojek di Thailand oleh AirAsia Group lewat AirAsia Digital pada awal bulan ini akan membuat nilai valuasi GoTo terbang to the moon.