• DailyBytes

Vara Startup Pengelolaan Keuangan Untuk Bisnis UMKM Mendapatkan Pendanaan Pertama

Vara startup asal Indonesia yang bergerak dibidang digitalisasi pembayaran untuk bisnis UMKM mendapatkan pendanaan sebesar US$ 4.8 juta dari Go venture dan Sequoia India.

Anda sebagai orang Indonesia tentu tahu bahwa di Indonesia ada lebih dari 60 juta bisnis UMKM yang tersebar dari Sabang sampai Merauke karena potensi yang besar ini, Indonesia memiliki peluang pasar digital yang sangat besar. Seperti yang dilakukan oleh BukuKas dan BukuWarung, kedua aplikasi tersebut membantu para pemilik UMKM untuk mengelola keuangan di bisnis mereka. Sekarang makin banyak bisnis yang mau menyelesaikan permasalahan UMKM salah satunya Vara, startup yang membantu UMKM utuk sector human resource mereka. Vara membantu UMKM untuk mengatur gaji, bonus, cuti, dan hal lain terkait sumber daya manusia perusahaan. Para pebisnis UMKM dapat melakukan kegiatan tersebut melalui aplikasi bernama Bukugaji.

Halaman muka pada saat beta aplikasi Bukugaji
Foto: bukugaji beta, source:infocorner.id

Berdiri pada November 2020, Vara di bangun oleh Vidush Mahansaria dan Abhinav Karale saat mereka bersekolah di Wharton School Universitas Pennsylvania. Mereka meluncurkan startup ini melalui program akselerasi bernama fifth cohort of startups. Pendanaan ini adalah pendanaan pertama mereka yang didapatkan dari Go Ventures, RTP Global, AlphaJWC, Sequoia Capital India, FEBE Ventures dan Taurus Ventures. Bukugaji telah di pakai lebih dari 100 ribu pengguna.


Masalah para pekerja UMKM di Indonesia adalah banyak dari merek yang tidak memiliki rekening bank, artinya mereka tidak dapat menggunakan layanan perbankan pada umumnya. Para pengguna Bukugaji memiliki para pekerja yang seperti itu. Pendiri Vara mengatakan banyak dari mereka hidup dari gaji ke gaji dan ini berarti mereka terkadang harus mengambil pinjaman dari majikan mereka. Maka dari itu Vara berniat menambat layanan EWA mereka yang berfokus untuk menyelesaikan masalah tersebut. Earned wage access (EWA) adalah platform yang difokuskan untuk memberikan karyawan akses sesuai permintaan ke upah, daripada harus menunggu gaji mereka. Jadi para karyawan tersebut dapat mencairkan uang yang mereka butuhkan sebelum mendapatkan gaji pada tanggal yang ditentukan.


Dalam waktu dekat dengan pendanaan yang sudah di dapat, Bukugaji akan menambahkan fitur penghemat waktu seperti tunjangan otomatis dan lembur, pengingat, dan laporan yang dapat disesuaikan. Vara juga berencana untuk memungkinkan para pengguna Bukugaji untuk mencairkan gaji secara langsung melalui platform. Dalam jangka panjang, Bukugaji akan menawarkan analisis data kepada perusahaan dan pekerja mereka.


COVID-19 telah mengakselerasi banyak bisnis digital di Indonesia, mari kita tunggu startup apa lagi yang akan mendapatkan pendanaan besar di Indonesia.