• DailyBytes

TikTok Resume, LinkedInnya Gen Z?

TikTok meluncurkan program bernama TikTok Resume di Amerika, yang berfungsi untuk menyambungkan para pencari pekerjaan (TikTokers) dengan perusahaan pemberi pekerjaan.

Para boomer dan milenial profesional mencari dan berekspresi tentang pekerjaan mereka lewat LinkedIn, media sosial untuk para profesional dan juga merupakan aplikasi yang sering dipakai oleh perusahaan untuk menginspeksi kandidat pekerja mereka. Tetapi trend tersebut mungkin berubah dimasa depan, pekernalkan TikTok Resume.

Laman website TikTok Resume
Foto: Laman TikTok Resume, source: tiktok

Mungkinkah video essay menjadi sesuatu yang penting dimasa depan?

"TikTok adalah platfrom Gen Z" kata recruiter senior asal Chicago, Rob Cancilla, "... Anda bisa mendapatkan begitu banyak nilai dari video berdurasi 15 detik yang dapat mengubah cara Anda mewawancarai." Hal ini cukup terbukti, salah satu video TikTok Resume yang diunggah oleh seseorang berusia 21 tahun menghasilkan 182k+ penayangan dan mendapatkan lebih dari selusin prospek pekerjaan. Pekerjaan ini masih terbatas untuk warga negara Amerika Serikat tetapi jika Anda ingin mencoba anda bisa mengunggah video CV dengan hashtag #tiktokresumes di caption, sampai tanggal 31 Juli 2021.


Perusahaan-perusahaan besar sepertinya mendukung gerakan ini:

  • Detriot Pistons, klub bola basket Amerika, menggunakan TikTok untuk mengisi posisi intern di perushaan mereka.

  • Taco Bell dan Chipotle, perusahaan fast-food asal Amerika, juga ikut mencari pekerja mereka lewat TikTok

  • dan beberapa organisasi olahraga terbesar di dunia seperti WWE, NBA, NHL, dan NASCAR mencari kandidat mereka di TikTok.

Tidak terkekang hanya di kertas atau PDF, video membuat para kandidat bisa bergerak lebih lepas dan leluasa serta mengeluarkan kreatifitas mereka.