• DailyBytes

ThirdAI Ingin Membuat AI Tersedia di Semua Perangkat

Startup AI asal Houston, Amerika, ThirdAI ingin membuat AI yang dapat digunakan di semua perangkat keras.

AI memang pernah diprediski akan menjadi masa depan umat manusia. Penerapan AI sering kita rasakan mulai dari iklan yang berbeda di perangkat, rekomendasi video dan lagu, juga map yang memberitahukan kita jarak tempuh terdekat. Perangkat lunak memang sudah banyak yang mengadopsi AI, tetapi ThridAI ingin mengubah itu. Mereka ingin mengimplementasikan AI ke perangkat keras dan tersedia untuk semua orang.

Anshumali Shrivastava, CEO ThirdAI
Foto: Anshumali Shrivastava, CEO ThirdAI, Source: Thridai.com

US$6 juta

dalam pendanaan awal yang dikumpulkan oleh Neotribe Ventures, Cervin Ventures, dan Firebolt Ventures. Dana tersebut akan digunakan untuk merekrut karyawan tambahan dan berinvestasi dalam sumber daya komputasi, kata Anshumali Shrivastava, pendiri dan CEO Third AI. ThridAI membangun alat untuk mempercepat teknologi pembelajaran mendalam tanpa memerlukan perangkat keras khusus seperti unit pemrosesan grafis (GPU).


Teknologi ThirdAI dirancang untuk menjadi “pendekatan yang lebih cerdas untuk pembelajaran mendalam,” menggunakan algoritme dan inovasi perangkat lunaknya untuk membuat unit pemrosesan pusat (CPU) tujuan umum lebih cepat daripada unit pemrosesan grafis (GPU), kata Shrivastava. Perusahaan meninggalkan CPU bertahun-tahun yang lalu demi unit pemrosesan grafis yang dapat lebih cepat membuat gambar dan video beresolusi tinggi secara bersamaan. Kelemahannya adalah tidak banyak memori di unit pemrosesan grafis, dan pengguna sering mengalami hambatan saat mencoba mengembangkan AI, tambahnya.


Metode saat ini melelahkan, mahal dan lambat,

dan misalnya, jika sebuah perusahaan menjalankan model bahasa yang membutuhkan lebih banyak memori, itu akan mengalami masalah, kata Swaroop “Kittu” Kolluri, pendiri dan mitra pengelola di Neotribe. Dia mengatakan teknologi yang dikembangkan AI Ketiga masih dalam tahap awal. Itu membuat Neotribe ingin berinvestasi.


"Ini bukan hanya komputasi, tetapi memori, dan ThirdAI akan memungkinkan siapa saja untuk melakukannya, yang akan menjadi pengubah permainan. Saat teknologi seputar deep learning mulai menjadi lebih canggih, tidak ada batasan untuk apa yang mungkin." Kittu mengatakan AI sudah pada tahap yang memiliki kemampuan untuk memecahkan beberapa masalah terberat, seperti masalah perawatan kesehatan dan pemrosesan seismik.