• dailybytes1

Tanijoy, Kasus Startup Agrikultur Tanah Air

Tanijoy, startup yang bergerak dibidang agrikultural, diduga melakukan kasus penipuan dan investasi gelap.

Ekosistem startup di Indonesia memang sedang tumbuh sangat pesat, banyak masalah yang dapat di selesaikan dengan digitalisasi, tidak terkecuali bidang agri bisnis. Salah satu startup yang ingin menyelesaikan masalah di bidang ini adalah Tanijoy. Startup ini merupakan startup peer to peer (p2p) lending yang mempertemukan petani yang membutuhkan modal dengan para pendana. Tetapi hal itu tidak berjalan dengan lancar...

Tanijoy
Foto: Tanijoy, Source: Medium

... Tanijoy diduga gelapkan uang

yang dimiliki oleh lebih dari 430 pendana dan nilainya lebih dari Rp. 4,5 M. Jumlah ini masih akan bertambah kedepannya karena masih dilakukan pencatatan terus menerus. Selain uang yang tidak bisa kembali Startup itu memiliki 108 proyek investasi bermasalah. Management Tanijoy mengaku sejak Maret 2020 akibat pembatasan oleh pandemi Covid-19, eksekusi program mengalami kendala. Ini juga berdampak adanya pengurangan karyawan perusahaan, yang akhirnya berdampak ke pembayaran kepada pemberi dana.


Bukan penggelapan tetapi

telat bayar oleh petani, kata management Tanijoy, terkait masalah pengelapan dana Rp. 4,5 M. Tanijoy akan melakukan beberapa hal yakni:

  • Melakukan perpanjangan masa kontrak pinjam meminjam

  • Melakukan virtual meeting dengan para pendanaan yang terdampak dan perwakilan Tanijoy

  • Melakukan forum diskusi dengan pemberi pinjaman yang terkena dampak, penagihan utang, penjadwalan proses penarikan terlambat, pernyataan komitmen, dan solusi pengembalian.

"PT. Tanijoy Agriteknologi Nusantara berkomitmen melakukan pengembalian dana dengan melakukan collection kepada petani yang masih menunggak, serta sebagai bagian tanggung jawab manajemen, akan memberikan garansi untuk pembayaran tersebut dalam jangka waktu penyelesaian maksimal selama 3 Tahun," kata perusahaan.