• DailyBytes

Solusi GoTo untuk UMKM Indonesia

Pandemi menyebabkan UMKM di sektor kuliner, jasa dan fashion mengalami dampak yang signifikan, tapi tenang GoTo siap membantu.


GoTo
GoTo ,Source: Youtube

Pandemi sudah berjalan hampir 2 tahun, sehingga tak heran banyak UMKM yang terkena dampaknya. SMESCO mencatat 3 jenis UMKM terbesar yang terdampak selama pandemi adalah kuliner (43,09%), jasa (26,02%) dan fashion (13,01%). Data lain dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mencatat ada 1.300 toko ritel yang tutup karena pandemi. Ada banyak masalah mendasar yang ditimbulkan oleh pandemi, tetapi GoTo dapat mengatasinya.


Solution:

GoTo Financial memiliki solusi lengkap untuk bisnis dari semua ukuran, dari UMKM, startup, hingga korporasi, dengan menawarkan solusi bisnis lengkap melalui Midtrans (gerbang pembayaran terkemuka), Moka dan GoBiz Plus (jaringan Point of Sales terbesar di Indonesia). Tidak hanya itu, ada juga platform GoBiz dan Selly yang dapat meningkatkan efisiensi bisnis online.


Solusi bisnis dari GoTo Financial dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dari berbagai industri, mulai dari kecantikan, kerajinan, fashion, jasa perbengkelan, hingga pedagang eceran. Untuk mendorong kemajuan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian, kolaborasi dan sinergi antar pihak mutlak diperlukan, terutama dalam mewujudkan pemulihan ekonomi Indonesia.


Sebelum pandemi, Gojek dan Kemendag telah menandatangani MOU digitalisasi UMKM di pasar tradisional, dan kami berharap upaya digitalisasi UMKM ini akan terus menjadi komitmen Gojek dan GoTo Financial di masa mendatang. Di masa pandemi, solusi bisnis GoTo Financial terbukti mencatatkan tren pertumbuhan yang positif.


Why this matters?

Dalam membantu jutaan UMKM melalui Komunitas Mitra GoFood (KOMPAG), GoTo Financial telah melihat dan membuktikan pentingnya kehadiran dan pelatihan komunitas untuk membantu mereka mengembangkan bisnisnya. Hal ini ditunjukkan oleh 80% peserta komunitas yang merasa materi yang diberikan bermanfaat untuk menjalankan usahanya terutama di masa pandemi.


Key Takeaways:

Kedua startup raksasa ini mendorong 2% PDB di Indonesia dan perusahaan UMKM memiliki pangsa pasar 99,99% (2017) di Indonesia. UMKM saat ini menyumbang 61,7% dari PDB nasional atau Rp8.573,9 triliun. Dengan peran UMKM yang besar, mereka berhasil menyerap 117 juta tenaga kerja atau 97% dari total tenaga kerja saat ini. Dengan melakukan akselerasi dan digitalisasi GoTo untuk UMKM, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.