• DailyBytes

Setelah Data Center Telkom Kembangkan Bisnis Satelit

Bersama dengan SpaceX, perusahaan manufaktur roket dan satelit, Telkom Indonesia bermitra untuk menggunakan jasa satelit Starlink di Indonesia.

Telkom yang minggu lalu baru berinvestasi bersama perusahaan telekomunkasi asal timur tengah, Etisalat, untuk membuat data center di Batam. Sekarang Telkom berencana bermitra dengan dengan perusahaan SpaceX melalui program Starlink (penyedia jasa satelit) untuk merambah bisnis satelit di Indonesia.

Logo Starlink
Foto: Logo Starlink, Source: logo.wine

Meningkatkan konektivitas digital

adalah tujuan utama dari kerjasama ini. Kata VP Corporate Communication Telkom Pujo Pramono kepada CNBC Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa tantangan penyediaan konektivitas di Indonesia adalah kondisi geografis yang terpisah. Sehingga diperlukan peran teknologi satelit untuk dapat mempercepat distribusi konektivitas digital hingga ke pelosok nusantara. Dengan kerjasama Telkom dan SpaceX ini diharapkan dapat memberikan solusi percepatan konektivitas hingga ke pelosok nusantara dengan menyediakan layanan satelit yang handal, berkualitas dan terjangkau.


Low Earth Orbit Satellite/LEO

adalah satelit baru yang mau diluncurkan oleh perusahaan SpaceX dalam proyek Starlink. Starlink ini merupakan satelit yang menyediakan layanan internet broadband dari luar angkasa. Satelit itu akan ditempatkan pada orbit yang jauh lebih rendah dari sebelumnya, dan SpaceX telah meminta izin untuk menerbangkan total 42 ribu unit satelit. Selain Indonesia sudah ada 12 negara lain yang siap menerima satelit Starlink ini kata Elon pada MWC 2021.