• dailybytes1

Right Issue Bank Republik Indonesia

Aksi korporasi rights issue PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) explained.

Gedung BRI
Gedung BRI, Source: Liputan 6

Aksi korporasi rights issue Bank Rakyat Indonesia sebagai bagian dari pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro yang terdiri dari BBRI, Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera dilakukan. Ini hal-hal yang perlu Anda tahu.


Prospektus

BRI menerbitkan 28.677.086.000 saham dengan target dana yang dihimpun sebanyak Rp 95,92 triliun. Sebagian dari jumlah tersebut adalah transaksi inbreng saham milik pemerintah di Pegadaian dan PNM dengan nilai Rp 54,77 triliun sehingga pasca aksi korporasi ini holding Ultra Mikro akan terbentuk di bawah BBRI. Dengan transaksi inbreng ini maka kepemilikan pemerintah di BRI tidak akan terdilusi pasca rights issue.


BRI menerbitkan prospektus pada tanggal 31 Agustus 2021, yang menyatakan bahwa setiap pemegang 1 miliar saham lama BBRI yang tercatat pada daftar pemegang saham (DPS) pada 9 September 2021, berhak atas 230.128.553 HMETD. Setiap 1 HMETD bisa dieksekusi menjadi 1 saham baru BBRI dengan harga pelaksanaan Rp 3.400. Tapi setiap pemegang saham yang memiliki kurang dari 1 miliar saham bisa mendapatkan HMETD sesuai dengan porsi rasio HMETD. Namun, setiap HMETD yang dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down).


Sunarso, Direktur Utama BRI, berharap agar minority shareholder dapat menunaikan haknya dalam aksi rights issue tersebut karena prospeknya sangat baik. Bahkan Sunarso merinci proyeksi bisnis perseroan, jika rights issue terserap optimal maka 5 tahun ke depan pertumbuhan kredit dalam ekosistem usaha UMi akan tumbuh rata-rata 14% per tahun. Namun jika investor publik mengeksekusi rights-nya hanya 50% saja pertumbuhan kredit perseroan rata-rata 10,7% per tahun untuk 5 tahun ke depan. Manajemen BRI pun menjanjikan akan menjaga dividen payout ratio tidak kurang dari 50%. Jika tidak diambil, maka saham akan terdilusi sekitar 18%.


Tanggal penting:

  • Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD dari OJK 30 Agustus 2021

  • Tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD 9 September 2021

  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right) di

  •  Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 7 September 2021

  •  Pasar Tunai 9 September 2021

  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex Right) di

  •  Pasar Reguler dan Negosiasi 8 September 2021

  •  Pasar Tunai 10 September 2021

  • Tanggal Distribusi HMETD 10 September 2021

  • Tanggal Pra Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia 13 September 2021

  • Periode Perdagangan HMETD 13 - 22 September 2021

  • Periode Pendaftaran, Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD 13 - 22 September 2021

  • Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD 15 - 24 September 2021

  • Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan 24 September 2021

  • Tanggal Penjatahan untuk Pemesanan Saham Tambahan 27 September 2021

  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan 29 September 2021