• DailyBytes

RI Lepas Ketergantungan Dolar Amerika Serikat

Indonesia sudah tidak menggunakan dolar AS untuk bertransaksi dengan China, Jepang, Malaysia, dan Thailand.

Dolar Amerika Serikat telah menjadi mata uang dunia setelah mengeser mata uang asal Inggirs Poundsterling lebih dari 100 tahun yang lalu. Penggunaan dolar AS diseluruh dunia memang memudahkan transaksi karena menggunakan mata uang yang sama tetapi membebankan negara yang memiliki nilai tukar mata uang yang lebih lemah terhadap dolar. Sehingga munculah framework Local Currency Settelment (LCS).

Rupiah
Foto: Rupiah, Source: Bisnis.com

Apa itu LCS?

LCS adalah Penyelesaian transaksi bilateral antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing negara. Jadi negara yang memiliki mata uang yang lemah dapat memperkecil nilai yang harus di tukar. Indonesia sendiri sudah menjalin menjalankan LCS dengan 4 Negara di Asia yaitu: Jepang, Malaysia, China, dan Thailand.


Saat ini Indonesia sudah menjalankan LCS dengan Malaysia, Thailand, dan Jepang mencapai US$ 117,3 juta rata-rata setiap bulannya. Indonesia juga sudah sepakat dengan China dan akan diimplementasikan pada bulan ini.


Keuntungan LCS bagi Indonesia:

  • Mengurangi ketegantungan dolar AS

  • Menjaga stabilitas nilai rupiah

  • Hemat US$117 juta per bulannya.

  • Menghindari gejolak perekonomian

  • Transfer mata uang mitra dan IDR dalam rangka remitansi

  • Memperoleh financing dalam mata uang mitra di Indonesia

“Ke depan ada 3 negara yang akan dijajaki untuk kerjasama LCS yaitu India, Korea Selatan dan Filipina,” kata Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, Donny Hutabarat kepada CNBC Indonesia.