• dailybytes1

Pemerintah China Mendorong Perusahaan Mobil Listrik untuk Merger

Pemerintah China mendesak konsolidasi dalam industri mobil listrik untuk menghindari fragmentasi dan pemborosan sumber daya.


China EV
Kendaraan Listrik China, Source: CNBC

Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China, Xiao Yaqing, mengatakan bahwa sektor kendaraan listrik (EV) negara itu terlalu terfragmentasi dan sangat membutuhkan konsolidasi.


“Ke depan, perusahaan EV harus tumbuh lebih besar dan lebih kuat. Kami memiliki terlalu banyak perusahaan EV di pasar saat ini," kata Xiao pada konferensi pers, menambahkan bahwa perusahaan yang terlibat dalam sektor EV China "kebanyakan kecil dan tersebar."


The Detail:

Menurut laporan Kantor Berita Xinhua, sejak 2010, pemerintah China telah mendorong pengembangan sektor ini dengan menawarkan keringanan pajak bagi perusahaan yang memasuki pasar dan skema subsidi bagi konsumen yang membeli EV.


Pada 2019 ada 635 perusahaan yang membuat kendaraan energi baru termasuk mobil listrik. Tapi hanya 80 perusahaan yang mengeluarkan mobil pada akhir tahun itu. Oleh karena itu, pemerintah mendorong pembuat mobil listrik untuk bergabung dan merestrukturisasi karena industri membutuhkan lebih banyak investasi dalam teknologi canggih.


Kendaraan listrik telah menjadi pilar pertumbuhan pasar mobil China, serta mengejar tujuan mengurangi emisi karbon. Menurut data Asosiasi Mobil Penumpang China, dalam delapan bulan pertama tahun 2021, naik lebih dari tiga kali lipat menjadi 1,48 juta kendaraan.


Number:

Di Cina, pangsa pasar industri otomotif dibagi menjadi:

  • Mobil listrik murni: 78,9 persen

  • Kendaraan hibrida plug-in: 21,1 persen

  • Mobil sel bahan bakar: kurang dari 0,1 persen.

Perusahaan membangun mobil mulai dari mini EV yang harganya kurang dari US$5.000 dengan jarak tempuh kurang dari 200 kilometer, hingga Tesla Model Y performa tinggi dengan banderol harga US$60.000. Membuat EV tidaklah murah, perusahaan perakit mobil perlu menginvestasikan setidaknya 20 miliar yuan (US$3,1 miliar) untuk mengembangkan dan membangun model EV, menurut William Li, salah satu pendiri dan kepala eksekutif NIO.


Another Problem:

Xiao Yaqing mengatakan kekurangan semikonduktor global kemungkinan akan berlangsung lebih lama dan akan terus menimbulkan tantangan bagi industri otomotif China. Pemerintah China akan bekerja untuk mengatasi masalah tersebut dengan mencari solusi alternatif, mendukung pembuat chip dalam memperluas kapasitas dan bekerja sama dengan pemasok asing.


Key Takeaways:

Dengan pemerintah meminta perusahaan EV untuk merger, ini akan merugikan pemain kecil dan memenangkan pemain besar. Karena perusahaan kecil akan bergabung dengan perusahaan EV besar seperti Nio, Li Auto, dan Xpeng. Ini akan menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang, investasi besar, pangsa pasar, dan perkembangan teknologi, semua hanya akan dinikmati oleh perusahaan besar tersebut.