• DailyBytes

Pemerintah China Beli Saham ByteDance

ByteDance menjual 1% sahamnya pada 30 April 2021 lalu pada WangTouZhongWen (Beijing) Technology yang dimiliki oleh pemerintah.

Founder ByteDance Zhang Yiming
Foto: Founder ByteDance Zhang Yiming, Source: Selural.id

Mungkin pemerintah China tidak sepenuhnya ingin mengancam perusahaan teknologi di negaranya. Pemerintah China dikabarkan membeli Saham ByteDance yang merupakan induk usaha platform dari platform media sosial Tiktok.


1% saham

perusahaan ByteDance Technology yang dijual kepada WangTouZhongWen (Beijing) Technology pada 30 April 2021. Perusahaan tersebut dimiliki tiga entitas negara, salah satunya adalah didukung pengawas internet utama di sana yakni Cyberspace Administration China (CAC), ungkap The Information mengutip database online catatan perusahaan China bernama Tianyancha. Dari kesepakatan tersebut, pemerintah China boleh menunjuk seorang dewan direktur di ByteDance.


Lalu apakah TikTok terkena dampaknya? Perjanjian ini tidak memberikan pemerintah China saham apapun dalam platform video pendek karena struktur perusahaan ByteDance yang kompleks. ByteDance juga mengatakan platform tersebut telah memegang lisensi yang diperlukan untuk beroperasi di bawah hukum China. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan bukan?


Pemerintah Amerika Serikat (AS) didesak memblokir Tiktok.

Ya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh China tetapi tidak dengan Marco Rubio, senator senior Partai Republik. Menurutnya, rezim Tiongkok saat ini menjadikan Tiktok sebagai perpanjangan tangan negara.


"Kita juga harus menetapkan kerangka standar yang harus dipenuhi sebelum aplikasi berbasis asing yang berisiko tinggi diizinkan beroperasi di jaringan dan peralatan telekomunikasi Amerika," tegasnya. Departemen Perdagangan AS tidak menanggapi permintaan ini. Agensi ini telah diminta oleh presiden Joe Biden untuk meninjau masalah keamanan yang ditimbulkan oleh aplikasi dari luar AS. Sebelumnya pada bulan Juni, pemerintahan Biden menarik serangkaian perintah eksekutif Trump yang berusaha untuk melarang orang Amerika mengunduh WeChat dan Tiktok.