• DailyBytes

Number: Aplikasi Top E-Commerce di Indonesia

Pada tahun ini karena adanya pandemi, membuat penggunaan aplikasi e-commerce melonjak pesat. Lalu siapa saja mereka?


E-Commerce
E-Commerce, Source: Giphy

Saat ini pasar e-commerce cukup banyak di Indonesia. Pandemi telah mempercepat pertumbuhan pasar ini. Lalu e-commerce mana yang memiliki pelanggan paling banyak? iPrice mengungkapkan hal ini. Dua nama, yakni Tokopedia dan Shopee mendominasi pasar tanah air. Laporan kuartal II tahun 2021 menempatkan Tokopedia sebagai juara e-Commerce di Indonesia. Perusahaan ini memiliki 147.790.000 pengunjung web per bulan.


Surprise:

Ini adalah pertama kalinya sejak kuartal keempat tahun 2019 Tokopedia menjadi e-commerce yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Posisi prestisius ini diduduki oleh Tokopedia dari kuartal keempat 2018 hingga kuartal ketiga 2019. Setelah itu posisi ini diambil oleh Shopee.


Meski memiliki pengunjung terbanyak. Jumlah unduhan aplikasi Tokopedia masih kalah dengan Shopee. Hal ini tergambar dari peringkat Tokopedia di Google Playstore dan Apple App store yang masih kalah dengan Shopee. Tokopedia menempati posisi ke-2 di App Store dan ke-4 di Play Store, dikutip dari laman iPrice, Selasa (21/9/2021). Sementara itu Shopee adalah raja dari dua toko aplikasi.


Full ranking:

​No

E-Commerce

Monthly Traffic

1

Tokopedia

147.790.000

2

Shopee

126.996.700

3

Bukalapak

29.490.000

4

Lazada

27.670.000

5

Blibli

18.440.000

6

Bhinneka

6.996.700

7

Orami

6.260.000

8

Ralali

5.123.300

9

JD.id

3.763.300

10

Zalora

3.366.700

Others:

Tokopedia mendominasi pasar Indonesia dan Asia Tenggara. Hal ini terungkap dalam laporan Euromonitor International's Top 100 Retailers in Asia 2021 yang dirilis Mei lalu. Tokopedia menyalip induk perusahaan Seven Eleven, Seven & I Holdings Co Ltd, yang pada tahun sebelumnya menduduki peringkat pertama peritel terbaik di Asia Tenggara.


Pangsa pasar Tokopedia tercatat US$ 11,68 miliar (Rp 166,3 triliun), naik dari US$ 7,43 miliar (Rp 105,7 triliun) di tahun sebelumnya. Sementara itu, Seven & I Holding Co Ltd senilai US$ 11,53 miliar (Rp 164,1 triliun), mengalami penurunan US$ 12,93 miliar (Rp 184,1 miliar). Tokopedia juga mengalahkan Sea Ltd, induk dari Shopee yang pada saat yang sama juga mengalami peningkatan. Di posisi ketiga, perseroan memiliki US$8,73 miliar (Rp 124,3 triliun).


Key Takeaways:

Masa depan ekonomi digital Indonesia makin cerah dengan terbuktinya kinerja Tokpedia di dalam dan luar negeri. Maka dari itu target pertumbuhan ekonomi di Indonesia harus di tingkatkan beserta dengan investasi juga infrastruktur untuk menopang hal tersebut.