• DailyBytes

Nium: Unicorn-Global B2B Payments Pertama Asia Tenggara

Nium, perusahaan global B2B payments, asal Singapura mendapatkan pendanaan sebesar US$200 juta dan memiliki valuasi sebesar US$1 miliar.

PT Telkom Indonesia melalui anak usahanya MDI Ventures yang berinvestasi di beragam startup potensial baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu startup potensial yang didukung pendananannya oleh MDI Ventures adalah Nium, starup digital yang befokus ke global B2B payments asal Singapura. Perusahaan ini juga baru mendapatkan pendanaan Seri D yang akhirnya membuat startup tersebut menjadi unicorn-global B2B payments pertama di Asia Tenggara.

Prajit Nanu (CEO NIUM)
Foto: Prajit Nanu (CEO NIUM), Source: Asian Financial News

Sektor pembayaran B2B sudah panas

maka dari itu sebetulnya Nium mencari $150 juta untuk putaran Seri D-nya, menerima komitmen $300 juta dari investor yang bersemangat dan menyelesaikan $200 juta, kata Prajit Nanu, co-founder dan CEO NIUM. Pendanaan sebesar US$200 juta pada putaran Seri D, dipimpin oleh investor teknologi yang berbasis di AS, Riverwood Capital. Dengan tambahan pendanaan Seri D ini, total dana yang dikumpulkan oleh Nium mencapai hampir US$300 juta dan mencatat valuasi di atas US$1 miliar.


Sebelumnya, Nium yang awalnya bernama InstaReM merupakan platform layanan keuangan global yang berbasis di Singapura yang menerima pendanaan dari MDI Ventures pada putaran Seri C pada Oktober 2018. Pendanaan tersebut bertujuan untuk mendukung Nium menjadi partner lokal dalam ekspansinya di Indonesia. Dengan menyediakan platform dan mengamankan lisensi pembayaran Indonesia hingga mengoperasikan layanan remitansi B2B.


Tidak hanya NIUM

industri ratusan triliunan dollar ini sudah banyak menarik perhatian banyak startup di seluruh dunia. Paystand mengumpulkan $ 50 juta dalam pendanaan Seri C untuk membuat pembayaran B2B tanpa uang tunai, sementara Dwolla mengumpulkan $ 21 juta untuk API-nya yang memungkinkan perusahaan membangun dan memfasilitasi pembayaran cepat. Pada bulan Maret, Higo menghasilkan $3,3 juta untuk melakukan hal yang sama di Amerika Latin, sementara Balance, mengembangkan platform pembayaran B2B yang memungkinkan pedagang menawarkan berbagai metode pembayaran. mengumpulkan $5,5 juta pada bulan Februari.


Dengan ketatnya persaingan di industri terbaru ini, NIUM akan memanfaatkan pendanaan terbaru untuk memindahkan perusahaan ke Amerika Serikat dan memperluas pasarnya ke Amerika Latin. Pendanaan terbaru tersebut mewakili 3% dari pendapatan Nium dan perusahaan ini meningkatkannya menjadi 20% selama 18 bulan ke depan, salah satunya dengan ekspansi ke Amerika Latin. Investasi tersebut juga memberi ruang bagi perusahaan untuk aktivitas M&A lebih lanjut. Pada bulan Juni, Nium mengakuisisi perusahaan penerbit kartu virtual Ixaris, dan pada bulan Juli mengakuisisi Wirecard Forex India untuk mengeksposnya ke pasar India.