• DailyBytes

Manchester United Merugi

Masih terdampak karena pandemi Covid-19, Manchestr United membukukan rugi bersih dalam periode 12 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2021.


Old Trafford  Stadium
Old Trafford Stadium, Source: Tribuna

Raksasa sepak bola Inggris Manchester United (MU) mencatatkan kerugian operasional sebesar £36,9 juta atau setara dengan Rp. 719,55 miliar dalam periode 12 bulan yang berakhir 30 Juni 2021. Rugi usaha ini berbanding terbalik dengan posisi tahun lalu yang mencatatkan laba. biaya operasional sebesar £5,2 juta atau Rp 101,40 miliar. Tapi mungkin tidak bertahan lama karena "Ronaldo Effect"


Ronaldo Effect:

Ronaldo telah meningkatkan penjualan jersey United ke jumlah yang fantastis. Jersey Ronaldo laris manis dan Man United mencatatkan keuntungan sekitar 32,5 juta Poundsterling atau setara dengan Rp. 642 miliar hanya dalam 12 jam.


Operasi bisnis United yang lebih luas juga akan mengalami peningkatan yang signifikan. Sponsor akan berduyun-duyun ke United untuk bermitra, dan ada kemungkinan klub dapat membuat tambahan £30 juta dalam pengaturan komersial dalam beberapa tahun ke depan.


Nilai pasar saham Manchester United meroket hingga 212 juta poundsterling setara dengan US$293 juta atau jika dikonversi menjadi Rp 4,2 triliun pada 28 Agustus, setelah kembalinya Cristiano Ronaldo secara sensasional ke Manchester United.


Selain dari sisi finansial, Ronaldo juga mendatangkan lebih dari 6 juta pengikut baru di akun Instagram MU saat mengumumkan kepindahannya. Followers akun Instagram MU menjadi 49 juta yang semula 42,7 juta sebelum kedatangan CR7. Ini sama seperti yang terjadi saat Ronaldo pindah dari Real Madrid ke Juventus. Jumlah pengikut Instagram Juve telah meroket dari 9,8 juta menjadi 33,5 juta, setelah Ronaldo berada di klub tersebut.


Numbers:

  • Total pendapatan klub Liga Premier turun dari £ 509 juta menjadi £ 494,1 juta sementara EBITDA yang disesuaikan naik dari £ 132,1 juta menjadi £ 95,1 juta.

  • Manchester United juga telah mengkonfirmasi total pendapatan untuk kuartal keempat mereka adalah £ 94 juta, naik dari £ 81,5 juta, sementara kerugian mereka hampir dua kali lipat dari £ 36,5 juta menjadi £ 107,7 juta

  • Pendapatan komersial klub turun dari £279 juta pada tahun lalu, menjadi £232,2 juta tetapi pendapatan penyiaran meningkat dari £140,2 juta menjadi £254,8 juta

  • Pendapatan matchday mengalami penurunan yang paling parah dari £89,8 juta menjadi £7,1 juta, hal ini tentu saja karena Covid-19.

  • Mereka juga membukukan kerugian operasional sebesar £36,9 juta, dibandingkan dengan laba sebesar £5,2 juta pada tahun sebelumnya.