• DailyBytes

Jeff Bezos Ribut dengan Elon Musk Soal Luar Angkasa

Jeff Bezos dan Elon Musk berseteru demi menguasai luar angkasa dari menerbangkan roket, pergi ke bulan, dan yang terbaru permasalah satelit internet.


Space Fight
Musk VS Bezos, Source: Youtube

Elon Musk dan Jeff Bezos sedang berperkara di depan hukum atas misi bulan NASA dan internet satelit. Baru-baru ini, perusahaan Jeff Bezos, Amazon, meminta Komisi Komunikasi Federal (FCC) untuk menolak amandemen terbaru SpaceX, perusahaan satelit Elon, untuk jaringan Starlink. Starlink adalah proyek SpaceX untuk menyediakan jaringan internet di Bumi melalui satelit. Starlink juga berencana membuka jaringannya di Indonesia bersama Telkom.


"Mengajukan tindakan hukum pada SpaceX 'sebenarnya' pekerjaan penuh waktu [Jeff Bezos]," tulis Elon Musk, di Twitter miliknya.


The detail:

Pada 19 Agustus, SpaceX mengajukan amandemen Starlink ke FCC. Perusahaan menjelaskan rencana untuk proyek Gen2 di jaringan satelitnya. Amazon meminta FCC untuk menolak amandemen tersebut karena melanggar aturan agensi dengan mengusulkan dua konfigurasi berbeda di orbit.


Saat ini, proyek Starlink masih dalam versi beta. Tapi sudah punya:

  • Lebih dari 100 ribu pengguna di 14 negara

  • Lebih dari 1,5 juta pesanan oleh pelanggan potensial

  • 1.740 satelit dan total Gen2 yang direncanakan hampir 30.000 satelit.

Amazon juga diketahui sedang mengerjakan proyek internet satelitnya sendiri yang disebut Project Kuiper. Direncanakan untuk meluncurkan 3.236 satelit di orbit rendah Bumi, dan akan bersaing dengan Starlink.


Direktur kebijakan satelit SpaceX David Goldman mengajukan tanggapan atas permintaan Amazon, dengan alasan bahwa perusahaan Bezos berusaha memperlambat kemajuan Starlink untuk membantu Project Kuiper mengejar ketinggalan.


Other Cases:

Perusahaan roket luar angkasa Jeff Bezos, Blue Origin, menggugat kontrak pendaratan di Bulan NASA yang dimenangkan SpaceX karena ketidakadilan. Kontrak NASA dengan SpaceX bernilai US$2,9 miliar. Gugatan tersebut berisi keberatan dengan alasan NASA yang mengatakan ada kekurangan anggaran untuk memilih 2 provider, padahal Bezos menawarkan untuk menutupi kekurangan anggaran NASA sebesar US$2 miliar. Namun pada akhirnya gugatan itu ditolak.


Atas gugatan itu NASA untuk sementara menangguhkan kerjasama dengan SpaceX dalam misi ini hingga 1 November 2021. Blue Origin menggugat NASA di Federal Claims Court bulan lalu. Sidang perdana akan berlangsung pada 14 Oktober 2021. Blue Origin menggambarkan gugatan itu sebagai "upaya untuk memperbaiki kekurangan dalam proses akuisisi yang ditemukan di Sistem Pendaratan Manusia NASA.


Dalam tender pendaratan di Bulan, NASA memiliki satu penyedia layanan, SpaceX. Bulan lalu, Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) mendukung kebijakan NASA untuk memiliki penyedia tunggal dalam misi ini dan menolak protes Blue Origin.


Key Takeaways:

Bisnis luar angkasa adalah "langkah selanjutnya" bagi para miliarder super dunia. Jadi tidak heran mereka akan melakukan segala yang mereka bisa untuk menjadi pemimpin pasar pertama dalam bisnis yang masih bisa tumbuh sangat pesat di masa depan. Sekarang mungkin hanya ada beberapa perusahaan yang memasuki pasar ini seperti SpaceX dan Blue Origin. Di masa depan, perusahaan seperti Sierra Nevada Corporation, Boeing, Suborbital Kopenhagen, dan PD AeroSpace akan memasuki bisnis setelah fase pengujian mereka selesai.