• dailybytes1

J&T Akan IPO di Hongkong

J&T, perusahaan logistik asal Indonesia akan melakukan IPO di Hongkong yang sebelumnya berencana akan melakukan IPO di AS.

Kurir J&T Express
Kurir J&T Express, Source: Tribunnews

Perusahaan logistik J&T Express, mengalihkan rencana penawaran umum perdana saham perseroan ke Bursa Hong Kong dari sebelumnya di Bursa Wall Street, Amerika Serikat pada tahun depan. Dalam IPO tersebut, J&T Express berencana menghimpun pendanaan sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,5 triliun.


The number

Menurut situs web perusahaan, J&T Express didirikan pada tahun 2015 oleh pengusaha Jet Lee dan Tony Chen. Perusahaan jasa kurir ini telah merambah ke negara-negara termasuk Malaysia, Vietnam, Indonesia, Thailand, Singapura, Kamboja dan China. Sekarang, perusahaan juga memiliki lebih dari 350.000 karyawan dan baru-baru ini meluncurkan kargo udara di Tangerang.


J&T Express bermitra dengan sejumlah e-commerce Indonesia, seperti PT Tokopedia dan Bukalapak.com serta Shopee. Tawaran ini juga dikatakan mampu memberikan valuasi kepada J&T Express sekitar US$ 5 miliar. Perusahaan juga dilaporkan mempertimbangkan putaran pendanaan baru setelah baru-baru ini mengumpulkan $300 juta.


Pindah

Perusahaan telah bekerja sama dengan Bank of America, China International Capital (CIC) dan Morgan Stanley untuk melakukan IPO di bursa AS Wallstreet pada kuartal keempat tahun ini. Namun, rencana tersebut urung terlaksana karena adanya konflik isu terkait regulasi, khususnya regulator dari China.


Meskipun J&T Express adalah perusahaan yang beroperasi di Indonesia, beberapa investornya berbasis di China dan perusahaan logistik tersebut memiliki operasi yang signifikan di sana. Itu telah memicu kekhawatiran di dalam perusahaan tentang kemungkinan pengawasan dari Beijing. Meski IPO digelar tahun depan, persiapan pencatatan saham di Hong Kong masih dalam tahap awal dan bisa berubah dari sisi target dana yang terkumpul dan jadwal IPO.