• DailyBytes

Huawei akan Kembali ke Pasar Smartphone

Pada tahun 2019, Huawei dijatuhkan sanksi karena dianggap sebagai ancaman keamanan nasional oleh Donald Trump.

Logo Huawei
Foto: Logo Huawei, Source: Regionweek

Pada tahun 2019, Presiden AS Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada Huawei karena dianggap sebagai ancaman keamanan nasional dan perusahaan dimasukkan dalam daftar hitam yang mencegah perusahaan mengakses teknologi yang dibuat oleh perusahaan AS. Huawei tidak dapat menggunakan Android yang diselesaikan dengan meluncurkan sistem operasi (OS) HarmonyOS. Dengan OS buatan mereka, Chairman Huawei Technologies, Guo Ping, mengatakan dia akan mengembalikan Huawei sebagai salah satu pemain terbesar di industri smartphone.


Keluar dari big five

pada laporan kuartal dua tahun 2021 untuk pasar smartphone di China yang dirilis oleh Perusahaan riset IDC. Lima terbesarnya adalah:

  • Vivo: Market share 23,8% dengan penjualan 18,6 juta unit.

  • Oppo: Market share 21,1% dengan penjualan 16,5 juta unit.

  • Xiaomi: Market share 17,2% dengan penjualan 13,4 juta unit.

  • Apple: Market share 10,9% dengan penjualan 8,6 juta unit.

  • Honor: Market share 8,9% dengan penjualan 6,9 juta unit.

Eh, Honor itu anak perusahaan Huawei, iya dulu, sekarang telah menjual Honor, vendor smartphone murah kepada konsorsium pemerintah, yang disebut sebagai langkah untuk menghindarkan Honor dari sanksi AS.


How to rebron?

Pada bulan April, Chairman Huawei Eric Xu mengatakan perusahaan telah meningkatkan investasi penelitian dan pengembangan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk tetap bertahan, mengatasi tantangan kontinuitas pasokan yang disebabkan oleh larangan AS dan mengejar keberlanjutan dengan baik di masa depan.


"Semua orang tahu bahwa chip ponsel memerlukan teknologi canggih dalam ukuran kecil dengan konsumsi daya rendah. Huawei dapat mendesainnya, tetapi tidak ada yang dapat membantu kami membuatnya: kami terjebak," kata Chairman Huawei Guo Ping seperti dikutip oleh Reuters. Guo menambahkan, bagaimanapun, bahwa masalahnya dapat dipecahkan.


Sepertinya jika larangan tersebut dilepaskan kita akan melihat Huawei sebagai produsen ponsel dan juga chip ponsel yang sangat tangguh.