• dailybytes1

Efek Varian Virus Corona Omicron di Indonesia

Varian terbaru virus corona, Omicorn, membawa dampak buruk terhadap sektor ekonomi di Indonesia.

 

Fall Down
Fall Down, Source: Giphy

Pada hari ini, Selasa 30 November 2021, CEO Modena mengatakan virus varian baru ini (Omicorn) memiliki daya transmisi yang tinggi dan semua vaksin cenderung kurang efektif, yang berakibat buruk untuk ekonomi di Indonesia dan seluruh dunia.


Rupiah:

Pada awal perdagangan Selasa (30 November), rupiah sempat menguat dan berada di bawah RP. 14.300 / US$. Namun, sentimen negatif domestik dan berita terbaru tentang virus corona Omicron telah melemahkan rupiah, yang akhirnya mengakhiri perdagangan di Rp 14.320/US$.


Commodity:

Kabar terbaru varian ini pun telah menjatuhkan beberapa harga barang komoditas seperti nikel dan karet. Harga nikel harus turun 0,91% dibanding harga penutupan sebelumnya. Sedangkan harga karet harus melemah 0,85%.


IHSG:

Indeks Saham Gabungan (IHSG) harus menutup perdagangan hari ini dengan koreksi besar pada Selasa (30 November 2021), meski sempat menguat 0,6% di awal sesi. Di akhir sesi kedua, IHSG turun 1,13% menjadi 6.533,93. Koreksi tajam ini juga disertai dengan penjualan bersih yang besar oleh asing di pasar reguler sebesar Rp 72,68 miliar.


How does the government tackle this issue?

  • Pelarangan masuk WNA dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir ke beberapa negara yang terutama Afrika Selatan.

  • WNI dengan riwayat perjalanan dari negara-negara tersebut akan di karantina selama 14 hari.

  • Meningkatkan waktu karantina WNA dan WNI dari luar negri menjadi 7 hari yang sebelumnya 3 hari.