• DailyBytes

DPR Minta Erik Tohir Tutup 7 BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana menutup atau memerger 7 BUMN.



Mentri BUMN Erik Tohir
Mentri BUMN Erik Tohir, Source: Okezone

Komisi VI DPR RI meminta kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menutup sejumlah BUMN yang tidak produktif. Erik memaparkan bahwa proses menutup atau memerger BUMN tidaklah mudah. Butuh waktu 9-12 bulan untuk merestrukturisasi beberapa BUMN.


The list:

Empat BUMN yang akan dilikuidasi adalah:

  • Kertas Kraft Aceh

  • Industri Gelas atau Iglas

  • Kertas Leces

  • Merpati Nusantara Airline

Sedangkan tiga BUMN lainnya belum disebutkan secara tegas oleh Erick. Pembubaran perusahaan ini dari alasan perusahaan sudah tidak beroperasi, ada yang tidak memiliki karyawan bahkan tidak memiliki manajemen.


Jokowi:

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) terkait pembubaran tiga (BUMN) dan menggabungkannya menjadi BUMN lain pada Selasa 21 September 2021. Penggabungan ini terkait dengan pertimbangan kondisi bisnis dan menciptakan efisiensi dan efektivitas antara BUMN yang memiliki bisnis sejenis. .


Ketiga BUMN tersebut adalah Bhanda Ghara Reksa, Pertani, dan Perikanan Nusantara/Perinus. Dalam pertimbangan regulasi, dikatakan bahwa merger dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi bisnis jaringan distribusi dan perdagangan.


Key Takeaways:

Mentri BUMN, Erik Tohir, memang memiliki proker penggabungan dan likuidasi BUMN yang miliki peforma dibawah rata-rata. Dengan hilangnya BUMN "hantu" ini diharapkan iklim usaha di Indonesia menjadi lebih baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.