• DailyBytes

China Larang Sistem Kerja 996

Sistem kerja 966 yang banyak dipakai di perusahaan-perusahaan teknologi China resmi dilarang oleh pemerintah.

Kerja 996, sakit masuk ICU
Meme 996, Source: github

Sistem kerja 996 saat ini menjadi isu panas di China. 996 adalah sistem untuk bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari seminggu. Sistem kerja ini telah diterapkan di beberapa perusahaan seperti Alibaba, Pinduoduo, Kuaishou hingga raksasa telekomunikasi Huawei Technologies Co. Bahkan pemilik Alibaba, Jack Ma, sangat mendukung sistem kerja ini. Sebab, ia menganggap bekerja dengan durasi yang lama adalah kerja keras yang bisa mengantarkan seseorang menuju kesuksesan.


Kasus 996

Sistem kerja keras ini diterapkan di beberapa perusahaan teknologi di China yang baru dibangun maupun yang sudah besar. Karena perusahaan menganggap jam kerja yang panjang merupakan kerja keras untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis. Semua karyawan diharapkan bekerja berjam-jam untuk menunjukkan komitmen dan dedikasi mereka kepada perusahaan.


Hasilnya:

  • Pada tahun 2015, diketahui bahwa seorang pengembang Tencent pingsan dan meninggal saat berjalan dengan istrinya yang sedang hamil.

  • Pada 2016, seorang wakil pemimpin redaksi forum online Tianya berusia 34 tahun menderita serangan jantung fatal di stasiun kereta bawah tanah Beijing.

  • Pada tahun 2018, seorang karyawan berusia 25 tahun di produsen drone DJI juga meninggal karena serangan jantung.

  • Yang terbaru pada awal Januari tahun ini, karyawan perempuan yang bekerja di Pinduoduo, minggal saat perjalanan menuju rumah.

Namun, hingga saat ini, tidak ada satu pun perusahaan teknologi di China yang dihukum karena mendorong dan bahkan memaksa karyawannya untuk bekerja lebih lama dari jam resmi mereka. Maka dari itu pemerintah China


Melarang sistem kerja 996

Menanggapi larangan tersebut, pengadilan tinggi China dan Kementerian Sumber Daya Manusia dan Keamanan Sosial menerbitkan pedoman dan contoh apa yang disebut kerja lembur, dengan mengatakan bahwa mereka fokus pada masalah tersebut karena telah menarik perhatian luas baru-baru ini.


Menurut Hukum Perburuhan China, jam kerja standar adalah delapan jam per hari dan maksimum 55 jam per minggu. Sistem kerja 996 melanggar aturan ini.


Beberapa perusahaan teknologi China segera memberlakukan hal ini. Salah satunya adalah pemilik TikTok, ByteDance yang menyatakan secara resmi mengakhiri kebijakan lembur akhir pekan perusahaannya mulai 1 Agustus. Keputusan ini diambil setelah dua minggu sebelumnya Kuaishou mengumumkan hal yang sama.