• DailyBytes

Bukalapak Incar Dana $1 Miliar Saat IPO

Satu dari dua startup terbesar di Indonesia Bukalapak mengincar dana IPO sebesar US$1 miliar, target ini naik 25% dari nilai yang direncankan sebelumnya.

Adanya kenaikan target dana IPO tersebut dilakukan sebagai indikasi kuatnya permintaan investor terhadap pencatatan unicorn teknologi pertama di Indonesia. Bukalapak, yang didukung oleh investor endowment Singapura GIC dan Microsoft, akan menjadi IPO lokal terbesar dalam 13 tahun terakhir dan terbesar yang pernah dilakukan oleh startup di negara Asia Tenggara.

Reuters melaporkan pada bulan Juni bahwa IPO Bukalapak dapat meningkatkan antara $500 juta dan $800 juta tergantung pada permintaan investor dan kondisi pasar. Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk modal kerja dan keperluan umum perusahaan supaya dapat memebrikan layanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat.


Besarnya target dana IPO yang dinaikkan menunjukkan bahwa investor tertarik untuk mengamankan penawaran sektor teknologi yang relatif langka di wilayah yang memiliki kelas konsumen yang berkembang. Sumber Reuters juga menggaris bawahi bahwa pencairan dana besar-besaran ini sejalan dengan upaya perusahaan yang berada di bawah kendali PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) karena mengejar pertumbuhan yang cepat dilansir dari CNBC Indonesia.


Dokumen penawaran untuk IPO Bukalapak akan dibuka minggu ini selama sekitar 10 hari, dan akan diikuti dengan jadwal listing pada Agustus, kata sumber yang menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.

Timeline IPO Bukalapak
Foto: Timeline IPO Bukalapak, source: detik.com

Bukalapak, yang dalam bahasa Indonesia berarti membuka kios di pasar, membuntuti pemimpin pasar yaitu Tokopedia, Shopee Sea Ltd dan Lazada Alibaba di pasar e-commerce Indonesia dengan total nilai pasar US$ 40 miliar.


Tahun 2021 pasar saham tidak hanya akan ribut karena IPO dari perusahaan berwarna hijau tetapi juga akan di ramaikan oleh salah satu e-commerce terbesar buatan anak Indonesia.