• DailyBytes

BRI Number Selama Pandemi

BRI adalah bank yang memberikan kredit pada usaha mikro, selama pandemi BRI telah menyalurkan Rp161 T ke sektor pertanian.

Hingga saat ini, penopang utama perekonomian nasional adalah UMKM. Oleh karena itu, bantuan pemerintah kepada pelaku UMKM semakin tinggi, antara lain program percepatan inklusi keuangan 90% dan peningkatan porsi kredit UMKM sebesar 30% dari total kredit nasional pada tahun 2024. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI , dari segi unit, UMKM memiliki sekitar 99% dari total pelaku usaha di Indonesia dan 98% adalah usaha mikro. Oleh karena itu, upaya percepatan akses layanan keuangan bagi usaha mikro sangat diperlukan.

Banl BRI
Foto: Bank BRI, Source: Wordpress.com

Sebaran pelaku usaha mikro:

  • Petani: 32%

  • Pedagang pasar tradisional: 21%

  • Pemilik toko: 23%

  • Pekerja serabutan: 11%

  • Nelayan: 2%

  • Lainnya: 11%

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa layanan keuangan yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha mikro, sebagian besar adalah layanan pembiayaan (kredit). Lebih dari 53 juta pelaku usaha mikro memerlukan kemudahan akses layanan keuangan formal dan sebagian besarnya adalah pelaku usaha mikro di sektor pertanian.


Komitmen BRI dalam Sektor Pertanian

Portofolio kredit mikro BRI pada akhir 2019 sebesar Rp 307,7 triliun. Selama 1 tahun lebih masa pandemi Covid-19, BRI berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit mikro hampir 20 persen. Hal tersebut ditopang dari penyaluran kredit mikro sebesar Rp 339,1 triliun kepada 10,5 juta pelaku usaha mikro. Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp 161,6 triliun atau 47,5 persen disalurkan di sektor pertanian dengan 5 sub-sektor ekonomi prioritas:

  • Padi: 10688 (Jun 2021) naik 44% dari 7414 pada tahun 2019

  • Karet: 5782 (Jun 2021) naik 29% dari 4496 pada tahun 2019

  • Sapi: 6626 (Jun 2021) naik 72% dari 3859 pada tahun 2019

  • Campuran: 4768 (Jun 2021) naik 99% dari 2390 pada tahun 2019

  • Jagung: 2454 (Jun 2021) naik 51% dari 1951 pada tahun 2019


Penyaluran kredit mikro BRI berdasarkan sektor bisnis

Secara garis besar penyaluran ini dibagi ke lima sektor utama dan sampa Juni 2021, BRI telah menyalurkan ke 366.610 bisnis. Angka ini naik 19% jika dibandingkan dengan 307.704 kredit pada tahun 2019 yang lalu. Untuk detilnya:

  • Pertanian perburuan kehutanan: 67.263 (Jun 2021) naik 38% dari 48.816 pada tahun 2019

  • Pedagang besar dan eceran: 137.616 (Jun 2021) naik 13% dari 121.521 pada tahun 2019

  • Pengolahan: 28.535 (Jun 2021) naik 81% dari 15.784 pada tahun 2019

  • Jasa: 23.311 (Jun 2021) naik 29% dari 18.098 pada tahun 2019

  • Lainnya: 109.884 (Jun 2021) naik 6% dari 103.487 pada tahun 2019


Fenomena Pertumbuhan Sektoral Selama Pandemi

Supari menyoroti, di masa pandemi, terjadi fenomena perubahan postur pertumbuhan sektoral, yang sebelumnya didominasi sektor perdagangan, bergeser ke sektor lain, terutama sektor pertanian. Selain perubahan postur pertumbuhan sektoral, terdapat pula indikasi dampak perubahan lanskap kapasitas produksi, dalam pendekatan pembiayaan, antara Jawa dan luar Jawa.

Jawa:

  • Pertanian perburuan kehutanan: 84.433 (Jun 2021), 73.578 pada tahun 2019

  • Pedagang besar dan eceran: 23.941 (Jun 2021), 15.600 pada tahun 2019

  • Pengolahan: 19.749 (Jun 2021), 9.887 pada tahun 2019

  • Jasa: 14.054 (Jun 2021), 9.804 pada tahun 2019

  • Lainnya: 17.773 (Jun 2021) , 10.704 pada tahun 2019

Luar Jawa:

  • Pertanian perburuan kehutanan: 50.440 (Jun 2021), 43.641 pada tahun 2019

  • Pedagang besar dan eceran: 41.980 (Jun 2021), 30.867 pada tahun 2019

  • Pengolahan: 8.793 (Jun 2021), 6.191 pada tahun 2019

  • Jasa: 8.218 (Jun 2021), 5.248 pada tahun 2019

  • Lainnya: 11.928 (Jun 2021) , 8.493 pada tahun 2019

Dilihat dari sub-sektor berdasarkan komoditas, juga terjadi indikasi penguatan pada komoditas - komoditas strategis, tercatat trend alokasi pembiayaan yang tumbuh signifikan dari tahun 2019 sampai dengan semester I - 2021 sebesar 47,7 persen. Detil:

  • Pangan: 28.946 (Jun 2021) naik 57% dari 18.453 pada tahun 2019

  • Perkebunan: 26.860 (Jun 2021) naik 30% dari 20.618 pada tahun 2019

  • Peternakan: 12.369 (Jun 2021) naik 68% dari 7.384 pada tahun 2019

  • Perikanan: 5.383 (Jun 2021) naik 60% dari 3.359 pada tahun 2019