• DailyBytes

BRI Agro Berganti Nama Menjadi Bank Raya

Bank Rakyat Indonesia Agroniaga resmi mengubah namanya menjadi 'Bank Raya', seiring dengan transformasinya menjadi bank digital.


BRI Agro
BRI Agro, Source: Bisnis.com

Bank Rakyat Indonesia Agroniaga resmi berganti nama menjadi 'Bank Raya', dengan pergantian nama, perusahaan juga mengubah bisnis model mereka menjadi bank digital. Perubahan nama ini telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa dan sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Driving the news:

Direktur Utama Bank Raya Kaspar Situmorang mengatakan perusahaan berkomitmen untuk mengembangkan gig economy, dengan membangun infrastruktur dan ekosistem digitalnya. Perusahaan juga mengubah citranya dari bank kelapa sawit yang fokus pada bisnis menjadi bank digital. OJK telah mengizinkan Bank Raya untuk pemembukaan rekening yang sepenuhnya digital.


Target:

Bank Raya saat ini menargetkan 46 juta pelaku gig economy, yang akan tumbuh menjadi 74 juta pada 2025. Gig economy ini berpotensi mencapai Rp 4 triliun pada 2025, oleh karena itu perusahaan perlu bermitra dengan perusahaan dari industri digital. Dengan cara ini, bisnis bisa mendapatkan pinjaman dan tabungan digital yang dapat ditargetkan untuk gig economy.


Right issue:

Perusahaan juga berencana mengambil langkah untuk menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue untuk dikonversi menjadi bank digital, serta membangun infrastruktur keuangan digital. Perusahaan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,15 miliar saham dengan nominal Rp 100/saham. Jumlah tersebut setara dengan 9,96% saham yang ditempatkan dan disetor perusahaan.


Di tengah rencana ini, Grab sedang mempertimbangkan untuk membeli saham right issue perusahaan. Terkait hal tersebut, Kaspar menilai berbisnis sebagai bank digital membuka peluang bagi perusahaan financial technology (fintech) dan perusahaan teknologi untuk menjadi home of fintech. Selain itu, kerjasama juga menjadi bekal untuk fokus pada gig economy.