• DailyBytes

BEI Mau Ubah Aturan Papan Utama Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah aturannya demi mengakomodir beberapa-unicorn yang mau IPO.

Para unicorn Indonesia sudah mau IPO, mulai dari BukaLapak yang sahamnya sudah bisa dibeli dan GoTo yang kabarnya mau mengikuti dalam waktu dekat ini. Beberapa IPO ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia tetapi mereka tidak bisa masuk ke papan utama saham.

Gedung BEI
Foto: Kantor Bursa Efek Indonesia, Source: Pasardana

Papan Utama Saham

merupakan tempat pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan besar dan memiliki pengalaman operasional yang cukup lama. Nah tetapi ada aturan khusu yang membuat perusahaan bisa masuk ke papan utama. Perusahaan di Papan Utama minimal harus mencatatkan laba bersih dalam setahun terakhir dan peraturan tersebut belum bisa di terapkan di perusahaan teknologi di Indonesia.


5 aturan penyesuaian

yang diajukan oleh BEI kedapa OJK:

  • Sebelumnya calon emiten dipersyaratkan untuk membukukan laba usaha, berganti menjadi laba sebelum pajak dalam satu tahun terakhir dengan NTA dari minimal Rp 100 miliar menjadi minimal Rp 250 miliar.

  • Agregat laba sebelum pajak 2 tahun terakhir Rp 100 miliar dan kapitalisasi pasar Rp 1 triliun

  • Memenuhi minimum pendapatan Rp 600 miliar dan kapitalisasi pasar Rp 3 triliun.

  • Total aset Rp 1 triliun dan kapitalisasi pasar Rp 2 triliun

  • Mencatatkan operating cash flow kumulatif 2 tahun Rp 200 miliar dan kapitalisasi pasar Rp 4 triliun.

"Semua kriteria ini bersifat substitutif, artinya bisa menggantikan satu dengan yang lain, bergantung kepada karakteristik calon perusahaan tersebut," kata Aditya Nugraha kepada CNBC Indonesia sebagai Kepala Unit Pengembangan Start-up dan SME (Small Medium Enterprise) BEI.