• dailybytes1

Bank Sentral Khawatirkan Perusahaan Raksasa Teknologi

Dikhawatirkan jika perusahaan teknologi melakukan kesalahan, hal itu dapat menyebabkan penurunan layanan di lembaga keuangan.

Komputasi Cloud
Foto: Komputasi Cloud, Source: Pc Solution

Akselerasi teknologi yang diberikan oleh perusahaan raksasa asal Amerika Serikat ini sangat membantu semua sektor industri, termasuk sektor perbankan. Raksasa teknologi termasuk Google, Amazon, dan Microsoft menyediakan layanan ke sejumlah besar bank, asuransi, dan operasi pasar di platform internet cloud mereka yang luas. Beberapa bank dan perusahaan teknologi menghasilkan layanan lebih cepat dan lebih murah. Tetapi beberapa orang khawatir akan ada kesalahan yang dibuat oleh perusahaan cloud.


Peningkatan pengunaan

cloud cloud computing sangat masif di Eropa. Pengeluaran bank untuk cloud computing naik lebih dari 50% pada 2019 dari 2018. Itu baru permulaan. Pengeluaran untuk layanan cloud oleh bank secara global diperkirakan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$85 miliar pada tahun 2025 dari US$32,1 miliar pada tahun 2020, menurut data dari perusahaan riset teknologi IDC.


Survei IDC terhadap 50 bank besar secara global mengidentifikasi hanya enam penyedia utama layanan cloud:

  • IBM

  • Microsoft

  • Google

  • Amazon

  • Alibaba

  • Oracle

Amazon Web Services (AWS) – penyedia cloud terbesar menurut Synergy Group – membukukan penjualan sebesar $28,3 miliar dalam enam bulan hingga Juni, naik 35% dari tahun sebelumnya dan lebih tinggi dari pendapatan tahunannya sebesar $25,7 miliar pada 2018.


Peningkatan pengawasan

Karena percepatan yang sangat masif peningkatan pengawasan akan dilakukan oleh sejumlah lembaga di berbagai negara:

  • Uni Eropa mengusulkan adanya aturan bagi layan eksternal di bidang kritis untuk industri keuangan, termasuk cloud. Aturan tersebut bertujuan memperkuat rekomendasi mengenai outsourcing dari otoritas perbankan.

  • Komite Kebijakan Keuangan Bank of England menyebutkan keinginan wawasan lebih besar soal perjanjian antara bank dan juga operator cloud.

  • Bank of France akan memberitahu para pemberi pinjaman harus memiliki kontrak tertulis secara jelas yang mendefinisikan mengenai kontrol kegiatan outsource.

Jika raksasa teknologi tersebut mengalami kesalahan maka bisa menurunkan layanan utama di beberapa bank dan negara. Bahkan bisa membuat pengguna tidak bisa melakukan pembayaran atau mengakses layanan serta merusak kepercayaan kepada sistem keuangan.