• DailyBytes

Bank Neo Commerce Bekerjasama dengan Tencent dan Huawei

Bank Neo Commerce gaet Tencent dan Huawei untuk memperkuat keamanan dan infrastruktur digital.

Salah satu Bank Digital Indoneisa, yakni Bank Neo Commerce yang diinvestasikan oleh Akulaku dan Alibaba bekerjasama dengan Tencent cloud dan Huawei untuk perkuat keamanan siber milik Bank digital tersebut.

Bank Neo Commerce
Foto: Bank Neo Commerce, Source: Bisnis.com

Memperkuat keamanan siber

merupakan tujuan utama dari kerjasama ini. Bank Neo dan Huawei bekerja sama dalam hal perlindungan untuk perangkat server dan jaringan atau yang lebih dikenal dengan firewall. Sementara itu, kolaborasi dengan Tencent cloud akan membantu Bank Neo mengamankan data dan privasi pelanggan secara efektif dan aman dari pelanggaran data di sisi sistem, melalui solusi Tencent yang disebut Tencent Distributed Database (TDSQL).


"Keamanan siber dan proteksi data nasabah selalu menjadi perhatian utama Bank Neo. Kami sadar bahwa kami perlu terus mengembangkan teknologi perbankan digital kami demi mengurangi celah keamanan yang bisa merugikan Neo Customers," kata Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan.


Kasus cyber-crime

di Indonesia terus meningkat menurut data statistik dari Cyber ​​Patroli Polri dari tahun 2015 hingga 2021. Dari sekitar 20.000 laporan kasus yang tercatat, sebanyak 8.541 kasus masuk dalam kategori penipuan online. Hasil laporan Global Cybersecurity Index (GCI) menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara ke-6 di Asia Pasifik dengan keamanan siber yang tinggi, namun penipuan online di Indonesia masih menjadi masalah.


Untuk menghindari hal tersebut, perusahaan akan memberikan penyuluhan dan berbagi informasi yang bermanfaat di berbagai saluran komunikasi seperti media sosial, membuat artikel di media massa, dan juga melalui webinar. Perusahaan juga menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk menerapkan kebiasaan cyber-hygiene untuk setiap aplikasi penting yang terkait dengan informasi sensitif, seperti data pribadi dan data keuangan.